Langsung ke konten utama

Inisiasi Menyusui Dini

Apa sih Inisiasi Menyusui Dini ??

Ini merupakan proses membiarkan bayi menyusu sendiri segera setelah lahiran. Dokter menceritakan bagaimana proses inisiasi menyusui dini ternyata merupakan proses alami yang seharusnya dilakukan setelah seorang ibu melahirkan bayinya. Dia menceritakan Dan bahkan memutarkan video yang dia buat terhadap cucunya sendiri Dan juga seorang bayi lainnya. Dia bercerita, bahwa ternyata Ada beberapa hal yang akan terjadi selama proses ini, Dan ini juga tergambar dalam video yang diputar.

Jadi Dokter ini menjelaskan bahwa pada saat proses Inisiasi Menyusui Dini akan terjadi tahap-tahap seperti ini (berdasarkan penelitian Ilmiah):

1. Sesaat setelah lahiran sehabis ari-ari dipotong, bayi langsung diletakan di dada ibu tanpa membersihkan bayi kecuali tangannya, kulit ketemu kulit. Ternyata suhu badan ibu yang habis melahirkan 1 derajat lebih tinggi. Namun jika bayi itu kedinginan, otomatis suhu badan ibu jadi naik 2 derajat, Dan jika bayi kepanasan, suhu badan ibu akan turun 1 derajat. Jadi Alloh sudah mengatur bahwa ibu yang akan membawa bayi beradaptasi dengan kehidupan barunya. Setelah diletakkan di dada ibu, biasanya bayi hanya akan diam selama 20-30 menit, Dan ternyata hal ini terjadi karena bayi sedang menetralisir keadaannya setelah trauma melahirkan.

2.. Gerakan kedua yang terjadi yaitu, setelah bayi merasa lebih tenang, maka secara otomatis kaki bayi akan mulai bergerak-gerak spt hendak merangkak. Ternyata gerakan ini pun bukanlah gerakan tanpa makna karena ternyata kaki bayi itu pasti hanya akan menginjak-injak perut ibunya di atas rahim. Gerakan ini bertujuan untuk menghentikan pendarahan sang ibu. Lama dari proses ini tergantung dari bayi. Untuk gerakan ini, ternyata dokter punya pengalaman. Pernah ada bidan melakukan proses melahirkan, Dan ternyata sang ibu mengalami pendarahan hebat. Pada saat itu sang bidan meletakkan anaknya di dada sang ibu, Dan anak tersebut menggerak-gerakkan kakinya memijat perut ibunya bahkan lebih dari satu jam, sampai pendarahan sang ibu berhenti.

3. Setelah melakukan gerakan di kakinya, bayi akan melanjutkan dengan mencium tangannya, ternyata bau tangan bayi sama dengan bau air ketuban. Dan ternyata wilayah sekitar puting ibu itu juga memiliki bau yang sama, jadi dengan mencium bau tangannya membantu i bayi untuk mengarahkan kemana dia akan bergerak. Dia akan mulai bergerak mendekati puting ibu dengan ketika sudah mendekati putting ibu, bayi itu akan menjilat-jilat dada sang ibu. Ternyata jilatan ini berfungsi untuk membersihkan dada sang ibu dari bakteri-bakteri jahat. Dan begitu masuk ke tubuh bayi akan diubah menjadi bakteri-bakteri yang baik dalam tubuhnya. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari bayi karena hanya bayi yang tahu seberapa banyak dia harus membersihkan dada sang ibu.

4. Setelah itu, bayi akan mulai meremas-remas puting susu ibu yang bertujuan untuk merangsang supaya air susu ibu segera berproduksi dan bisa keluar. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari bayi itu.

5. Terakhir baru mulailah bayi itu menyusu.

Dokter benar-benar menyarankan audience jika suatu saat akan memiliki anak, untuk meminta kepada rumah sakit yang akan membantu kelahiran supaya diperbolehkan melakukan inisiasi menyusui dini ini minimal 1 jam, karena kelima proses di atas ini bisa berlangsung sekitar 1-2 jam. Beliau juga mengatakan tidak semua RS berani melakukan ini, Dan Kita sebagai orang tua harus berani meminta ini dilakukan karena ternyata hal ini merupakan siklus kehidupan yang selama ini tidak kita sadari sudah kita putus.

Dokter juga mengatakan, bahwa dengan melakukan hal ini, akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap penyakit-penyakit, seperti kanker syaraf, leukimia, Dikatakan juga menekan angka kematian bayi baru melahirkan sebesar 22%.
Beliau juga mengatakan, sebuah rumah sakit yang benar-benar mendukung ibu dan anak, maka tidak akan menyediakan ruangan khusus bayi, karena dia mengatakan bahwa dengan memisahkan ibu dengan bayi ternyata daya tahan tubuh is bayi akan turun sampai 25%.

Jadi seharusnya tempat bayi adalah di sisi ibu, 24 jam penuh. Karena ketika ibu bersama dengan bayi, daya tahan bayi akan dalam kondisi prima, dan ibu bisa melakukan proteksi terhadap bayi jika memang perlu. Sang dokter mengatakan 95% bayi menangis bukan karena kelaparan, tapi karena dia dipisahkan dari ibunya. Karena berdasarkan penelitian, seorang bayi yang baru lahir, dibekali dari rahim ibunya utk bertahan selama 2-3 hari tanpa makanan. Jadi jangan pernah minta diberikan susu formula untuk bayi, walau air susu ibu belum keluar.

Postingan populer dari blog ini

10 Masalah Penting Seputar Safarnya Wanita

10 Masalah Penting Seputar Safarnya Wanita Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: لا يَحِلُّ لامرَأَةٍ تُؤمِنُ بِاللهِ وَاليَومِ الآخِرِ أَن تُسَافِرَ مَسِيرَةَ يَومٍ وَلَيلَةٍ لَيسَ مَعَهَا حُرمَةٌ “Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir, dia mengadakan perjalanan sehari semalam tanpa disertai mahram bersamanya.” (HR. Al-Bukhari no. 1088 dan Muslim no. 2355) Dari Abdullah bin Abbas radhiallahu anhuma bahwa dia mendengar Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: لا تُسَافِر المَرأَةُ إِلا مَعَ ذِي مَحرَمٍ، وَلا يَدخُلُ عَلَيهَا رَجُلٌ إِلا وَمَعَهَا مَحرَمٌ. فَقَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُولَ اللهِ إِنِّي أُرِيدُ أَن أَخرُجَ في جَيشِ كَذَا وَكَذَا، وَامرَأَتِي تُرِيدُ الحَجَّ؟ فَقَالَ: اخرُج مَعَهَا “Janganlah wanita melakukan safar kecuali dengan mahramnya dan tidak boleh seorang lelakipun yang masuk menemuinya kecuali ada mahram bersamanya.” Maka ada seorang lelaki yang bertanya, “...

APABILA IBU HAMIL DAN MENYUSUI BERPUASA

APABILA IBU HAMIL DAN MENYUSUI BERPUASA Allah telah mewajibkan shaum Ramadhan atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat wajib puasa. Namun pada golongan tertentu, Allah juga telah memberikan keringanan (rukshah) untuk boleh tidak berpuasa dan mewajibkan qadha atas mereka pada waktu lain ataupun membayar fidyah. Allah berfirman, فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةُ طَعَامُ مِسْكِينٍ "Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin". [Al Baqarah:184]. Sebagian ulama berpendapat, ibu hamil atau menyusui termasuk kategori golongan orang yang diberi rukhshah, berdasarkan keumuman ayat di atas.

Membayar Hutang Puasa (Qadha') Sesegera Mungkin

Penulis : Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid 1. Qadha' (Penunaian, red) tidak wajib segera dilakukan Ketahuilah wahai sauadaraku se-Islam -mudah-mudahan Allah memberikan pemahaman agama kepada kita- bahwasanya mengqdha' puasa Ramadhan tidak wajib dilakukan segera, kewajibannya dengan jangka waktu yang luas berdasarkan satu riwayat dari Sayyidah Aisyah Radhiyallahu 'anha (yang artinya) : “Aku punya hutang puasa Ramadhan dan tiak bisa mengqadha'nya kecuali di bulan Sya'ban" [Hadits Riwayat Bukhari 4/166, Muslim 1146, Dikatakan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Tamamul Minnah hal.422. setelah membawakan hadits lainnya yang diriwayatkan oleh Muslim bahwasanya beliau (yakni Aisyah) tidak mampu dan tidak dapat mengqadha' pada bulan sebelum Sya'ban, dan hal ini menunjukkan bahwa beliau kalaulah mampu niscaya dia tidak akan mengahhirkan qadha' (sampai pada ucapan Syaikh) maka menjadi tersamar atasnya bahwa ketidakmampuan Ai...